Tanda Sperma Pria Sehat

Air mani yang sehat itu terdapat beberapa indikator yang dapat dilihat dengan mata telanjang secara langsung tanpa menggunakan alat bantu apapun. Apabila ditemukan komponen air mani yang dicurigai terdapat kelainan secara kasatmata, maka hal ini memerlukan kewaspadaan karena bisa jadi menunjukkan permasalahan kesuburan pria. Lalu apa saja tandanya air mani yang sehat? Di artikel kali ini kita akan membahas 4 kriteria air mani yang baik.

Keseharian tugas saya sebagai dokter spesialis andrologi itu adalah melakukan proses pemeriksaan sperma di laboratorium sesuai dengan standar internasional. Di mana berdasarkan aturan standar, secara garis besar pemeriksaan air mani itu dibagi menjadi 2, yakni secara makroskopis dan mikroskopis. Yang dimaksud makroskopis di sini artinya adalah dapat dilihat menggunakan mata secara langsung tanpa menggunakan alat bantu pengelihatan khusus. Berbeda dengan pemeriksaan mikroskopis yang akan membutuhkan alat bantu mikroskop guna mengevaluasinya.

Tentunya pemeriksaan yang paling baik itu adalah gabungan antara makroskopis dan mikroskopis, ini yang biasa dilakukan oleh laboratorium untuk mengerjakan pemeriksaan sperma. Tetapi di sini saya akan share bagaimana caranya untuk mengetahui air mani tersebut sehat secara makrsokopis alias kasatmata saja. Tujuannya adalah supaya ini bisa menjadi pemeriksaan awal bagi setiap pria di rumah, untuk bisa menyadari apabila terdapat kecurigaan terhadap tanda-tanda air mani yang tidak sehat. Karena saya yakin setiap pria pasti pernah memperhatikan ya bagaimana bentuk dari air maninya saat mengalami ejakulasi.

Memperhatikan kesehatan air mani ini merupakan hal yang penting, karena terkadang ada beberapa kelainan fungsi reproduksi pria yang terlihat sangat jelas pada air maninya. Saya beberapa kali menemui ada pasien yang datang dengan keluhan air maninya berbau amis dan kecoklatan, tidak seperti biasanya yang berwarna putih dan tidak berbau. Setelah itu, saya lakukan proses pemeriksaan laboratorium analisis sperma, dan benar saja hasilnya ditemukan kalau di dalam air mani tersebut tercampur darah dan penanda infeksinya meningkat. Tentu pada kasus ini sangat memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu apa penyebab air maninya mengalami gangguan untuk kemudian diberikan penanganan juga obat-obatan sesuai dengan indikasinya.

Akan menjadi masalah apabila pria yang ternyata mengalami penyakit di air maninya dibiarkan dalam jangka panjang. Karena apabila gangguan reproduksidisebabkan oleh penyakit yang serius, jika dibiarkan justru dapat menyebabkan gangguannya semakin berat atau menganggu kesuburan pria. Sekarang saya akan berbagi 4 tanda air mani yang sehat dinilai berdasarkan secara kasatmata.

  1. Banyak air mani

Saat pria ejakulasi, yang terlihat pertama sekali tentunya adalah berapa banyak air mani yang keluar. Berulang kali saya sering mendapat pertanyaan dari pria-pria yang merasa bahwa air maninya sedikit, padahal setelah dilakukan pemeriksaan secara laboratorium ternyata banyak cairan air maninya normal saja.

Untuk banyak cairan air mani yang dalam satu kali ejakulasi yang normal adalah lebih dari 1,5 ml, atau kira-kira sekitar 1/4 sendok teh lebih. Sebagian pria memang mereka ada yang dapat mengeluarkan cairan ejakulasi yang lebih banyak lagi, tetapi sebetulnya selama air mani yang keluar itu lebih dari 1,5 ml itu sudah normal.

Pada beberapa kasus kelainan, ada pria yang sedikit sekali cairan yang dapat diejakulasikan, bahkan cenderung seperti hanya menetes saja. Atau bahkan adapula pada kondisi yang lebih berat, seorang pria tidak ada sedikitpun cairan yang diejakulasikan saat mengalami orgasme. Tentu ini merupakan penanda permasalahan dari fungsi ejakulasi. Bisa jadi ada sumbatan di saluran reproduksi atau bahkan gangguan saraf yang mengatur ejakulasi.

  1. Warna air mani

Warna dari air mani ini merupakan salah satu komponen yang sangat mencolok dan terlihat ketika diejakulasikan. Biasanya apabila terdapat perubahan warna air mani yang terjadi secara tiba-tiba, seseorang akan dengan cepat tersadar. Untuk warna air mani yang normal itu adalah putih keabu-abuan dan agak keruh. Apabila air mani yang diejakulasikan memiliki warna lain selain putih, maka hal ini dapat menjadi kecurigaan permasalahan dari fungsi reproduksi pria.

Sebagai contoh, apabila air mani yang diejakulasikan berwarna merah atau kecoklatan, maka dicurigai terdapat darah yang tercampur di air mani. Hal ini bisa disebabkan karena adanya luka di saluran reproduksi pria. Sementara apabila warnanya kuning, maka ini dapat disebabkan karena beberapa kemungkinan seperti adanya infeksi, efek dari obat-obatan, dan penyakit liver.

  1. Bau air mani

Siapa di sini yang pernah mencium bau air mani? Karena sesungguhnya bau air mani yang normal itu memiliki bau yang sangat khas dan berkarakter sekali. Kalau secara teori bau air mani yang normal itu seperti wangi bunga akasia. Mungkin banyak tidak familiar ya dengan wangi bunga akasia seperti apa, tapi bagi banyak orang awam baunya itu seperti cairan pembersih atau klorin.

Pada kelainan sperma, dapat ditemukan bau air mani yang sangat menyengat di penciuman, karena bau yang dihasilkan tercium busuk atau amis. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kelainan dari bau air mani ini, salah satunya terdapat infeksi di saluran organ reproduksi pria.

  1. Kekentalan air mani

Kekentalan air mani adalah salah satu komponen yang sering terjadi kesalahpahaman bagi banyak orang. Karena seringkali banyak yang beranggapan kalau air mani yang bagus itu kental, dan semakin kental air maninya maka itu semakin baik. Faktanya adalah, air mani yang normal itu adalah encer. Justru apabila air mani itu terlalu kental, maka ini adalah tanda sebuah kelainan air mani.

Tetapi yang harus diketahui juga, pada saat air mani pertama kali di-ejakulasikan, kondisi awalnya biasanya cukup kental dan terkadang terdapat bentukan seperti jeli. Setelah selang beberapa puluh menit sperma akan terjadi pencairan secara sempurna yang menyebabkan air mani menjadi lebih encer. Apabila air mani ini masih terlalu kental meskipun sudah ditunggu lama, maka ini dicurigai terdapat permasalahan kekentalan air mani.

Normalnya keketalan air mani itu, apabila diregangkan ia panjangnya kurang dari 2 cm. Ketika diregangkan ia sangat kental dan lebih dari 2 cm, justru itu menandakan permasalahan air mani yang terlalu kental. Terkait pembahasan mengenai kekentalan air mani ini sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya.

Itu tadi adalah beberapa komponen dan tanda air mani yang bagus dan sehat. Namun, tentu saja pemeriksaan ini besar kemungkinan error-nya jika dilakukan oleh orang awam. Saya sangat menyarankan apabila ingin mengetahui apakah air mani mengalami gangguan atau tidak, bisa dengan melakukan pemeriksaan analisis sperma di laboratorium. Terlebih jika memang ada riwayat kesulitan memiliki keturunan, keluhan nyeri di organ buah zakar, atau terdapat kelainan yang sangat nampak secara kasatmata.

Karena dengan melakukan pemeriksaan air mani di laboratorium, maka akan dilakukan oleh petugas yang kompeten dan menggunakan alat bantu yang terstandar. Sehingga hasil akhir yang didapatnya lebih valid dan lengkap, juga dapat menjadi rujukan untuk mengetahui kualitas sperma seorang pria untuk diberikan terapi yang sesuai.

Apabila memang diketahui terdapat kelainan di air maninya, maka segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter andrologi untuk dilakukan interpretasi terhadap pemeriksaan air maninya dan dilakukan proses pemeriksaan langsung untuk mencari tahu penyebab kelainan tersebut. Adapun pemeriksaan yang dapat dilakukan bisa menggunakan pemeriksaan tubuh secara langsung dan dapat pula menggunakan pemeriksaan penunjang seperti ultrasonografi (USG).

Artikel ini telah direview oleh:
dr. Jefry Albari Tribowo, Sp.And

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top