Biji Testis Beda Besar Sebelah: Normal atau Tanda Bahaya?

Banyak pria pernah menyadari bahwa ukuran atau posisi testis kiri dan kanan tidak persis sama. Hal ini sering menimbulkan kekhawatiran, terutama ketika perbedaannya terasa cukup jelas. Pertanyaannya, apakah kondisi ini normal atau justru tanda adanya masalah kesehatan?

Secara umum, perbedaan ukuran testis kiri dan kanan dalam batas kecil adalah hal yang normal. Pada banyak pria, salah satu testis memang bisa sedikit lebih besar dibandingkan yang lain. Selain itu, posisi testis juga sering tidak sejajar. Testis kiri biasanya menggantung sedikit lebih rendah dibandingkan testis kanan. Ini merupakan variasi anatomi yang wajar dan tidak berbahaya.

Perbedaan kecil seperti ini tidak memengaruhi fungsi reproduksi maupun hormon. Jadi jika selisih ukurannya tidak terlalu jauh dan tidak disertai keluhan lain, kondisi tersebut biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai.

Jika perbedaan ukuran testis sangat mencolok, misalnya satu testis tampak jauh lebih besar atau justru mengecil, ini bisa menjadi tanda adanya kelainan. Pembesaran testis dapat disebabkan oleh penumpukan cairan di sekitar testis (hidrokel), pelebaran pembuluh darah di skrotum (varikokel), infeksi, atau dalam kasus tertentu tumor testis. Sebaliknya, testis yang mengecil bisa berkaitan dengan gangguan produksi hormon, riwayat infeksi, trauma, atau gangguan perkembangan.

Posisi testis juga penting diperhatikan. Jika salah satu testis tidak berada di dalam kantung skrotum, misalnya berada di paha atau tidak dapat diraba sama sekali, kondisi ini bisa mengarah pada testis tidak turun (undescended testicle). Kondisi tersebut perlu evaluasi medis karena dapat memengaruhi kesuburan dan meningkatkan risiko masalah di kemudian hari.

Selain ukuran dan posisi, gejala lain yang perlu diwaspadai adalah nyeri pada testis, rasa berat di skrotum, muncul benjolan keras, atau perubahan bentuk yang terjadi dalam waktu singkat. Jika keluhan seperti ini muncul, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan testis sendiri secara berkala sebenarnya penting dilakukan oleh pria dewasa. Dengan mengenali bentuk dan ukuran normal testis kita sendiri, perubahan kecil pun akan lebih mudah disadari sejak dini.

Tidak semua perbedaan ukuran testis berarti penyakit, tetapi perubahan yang jelas dan tidak biasa sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan sederhana dapat membantu memastikan apakah kondisi tersebut normal atau memerlukan penanganan lebih lanjut.

Artikel ini telah direview oleh:

dr. Jefry Albari Tribowo, Sp.And, FECSM

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top