Bagi sebagian pria, kebiasaan masturbasi sambil menonton pornografi bisa terjadi kapan saja, termasuk di pagi hari setelah bangun tidur. Namun, dari sisi kesehatan mental dan produktivitas, pagi hari sebenarnya bukan waktu yang ideal untuk memulai aktivitas tersebut.
Pagi hari adalah momen ketika otak berada dalam kondisi paling segar setelah istirahat malam. Pada periode ini, hormon kortisol dan dopamin berada dalam pola alami yang membantu kita merasa lebih fokus, termotivasi, dan siap menjalani aktivitas sehari-hari. Cara kita memulai pagi sering kali menentukan kualitas hari tersebut secara keseluruhan.
Ketika pagi diawali dengan konsumsi pornografi dan masturbasi, otak langsung menerima lonjakan dopamin yang sangat tinggi. Dopamin adalah zat kimia di otak yang berperan dalam sistem penghargaan dan motivasi. Masalahnya, rangsangan visual seksual dari pornografi merupakan stimulus yang sangat kuat dan instan, sehingga otak terbiasa mendapatkan “kepuasan cepat” tanpa usaha.
Jika kebiasaan ini dilakukan berulang-ulang, otak bisa menjadi kurang responsif terhadap sumber dopamin yang lebih sehat, seperti belajar, bekerja, berolahraga, atau menyelesaikan tugas harian. Akibatnya, sebagian orang merasa lebih sulit fokus, kurang termotivasi, dan cenderung menunda pekerjaan setelah memulai hari dengan pornografi.
Selain itu, rutinitas pagi memiliki peran penting dalam membentuk pola mental sepanjang hari. Memulai hari dengan aktivitas yang pasif dan instan dapat memengaruhi pola disiplin dan produktivitas secara tidak langsung.
Sebaliknya, pagi hari akan lebih bermanfaat jika diisi dengan aktivitas yang membangun, seperti olahraga ringan, membaca, belajar hal baru, atau merencanakan kegiatan harian. Aktivitas-aktivitas ini membantu otak membangun motivasi secara bertahap dan stabil.
Ini bukan berarti masturbasi selalu berbahaya atau harus dihindari sepenuhnya. Dalam konteks kesehatan seksual, masturbasi dapat menjadi bagian dari perilaku seksual yang normal. Namun, waktu dan kebiasaan yang menyertainya tetap perlu diperhatikan agar tidak mengganggu fungsi otak, produktivitas, dan keseimbangan hidup.
Bagi insan colikiawan yang sedang berusaha mengurangi kebiasaan menonton pornografi atau masturbasi berlebihan, menghindari pagi hari sebagai “trigger time” bisa menjadi langkah awal yang efektif.
Cara kita memulai pagi sering kali menentukan bagaimana otak bekerja sepanjang hari. Memulai hari dengan hal yang lebih bermakna dapat membantu menjaga energi, fokus, dan motivasi tetap stabil.
Artikel ini telah direview oleh:
dr. Jefry Albari Tribowo, Sp.And, FECSM

